Cara Agar Anak Berhenti Ngempeng

By Wardah | 27 March 2016

Orang tua sering sekali menganggap remeh kebiasaan ngempeng. Memang betul, mengempeng salah satu cara agar terpenuhi kebutuhan fase oral bayi. Namun akankah harus kebiasaan tersut di teruskan? bila di teruskan, hingga batas apa?

Kerugian Dan Manfaat Dari Empeng

Empeng memang memberikan manfaat kepada bayi, namun empeng juga mempunyau kerugian untuk bayi. Anak lebih baik mengisap empeng dari pada mengisap jagi, hal ini di kerenakan mengisap jari membuat masalah perkembangan gigi menjadi lebih besar. Di bawah ini beberapa manfaat empeng.

  • Ibu lebih mudah mengontrol penggunaan empeng di banding mengontrol anak untuk tidak mengisap jari. Kerena anda bisa mencabut empeng bila mana ana ingin menghentikan anak menggunakannnya, namun anda tidak bisa mencegah saat anak mengisap jari.
  • Penelitian mengatakan, penggunaan empeng akan menurunkan risiko anak mengalami sesak napas atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). SIDS umumnya terjadi kerena lubang pernafasan bayi tertutup oleh barang-barang yang ada di boks bayi, semisal guling, bental, selimut, dan bukper.

Cara Agar Anak Berhenti Ngempeng

Kerugian Penggunaan Empeng     

  • Gigi akan mengami berbagai masalah bila mana penggunaan empeng tidak benar, seperti kelainan pada susunan gigi atau maloklusi.
  • Empeng yang di berikan pemanis dan yang di buat sendiri cenderung akan menimbulkan berbagai masalah pada gigi bayi dan kesehatanya.

Aturan Di Dalam Menggunakan Empeng

Sebelum memberikan empeng kepada anak, hendaknya orang tua mengetahui aturannya terlebih dahulu untuk keamanan buah hati anda. Hendaknya ibu memberikan empeng sesudak anak bisa menyusu dengan nyaman dan benar. Hal ini bertujuan untuk menghindari bingung puting sejak anak awal menyusui. Di bawah ini adalah aturan mengunakan empeng:

  • Jangan memberikan empeng dengan tujuan menghentikan anak makan.
  • Perhatikan kondisi anak terlebih dahulu, apakah anak lelah, bosan, atau lapar. Hendaknya orang tua menyelasaikan permasalahan anak sesuai dengan keinginan anak. Janganlah menjadikan empeng sebagai solusi dalam setiap keluhan anak.
  • Setiap kali hendak di gunakan sterilkan empeng minimal selama 5 menit di dalam air mendidih.
  • Segera buah bila anda menemukan empeng robek atau retak. Hendaknya emeng di ganti 2 bulan sekali, untuk menghindari kerusakan.
  • Untuk menghindari kerusakan pada gigi anak, empeng jagan di celupkan kedalam cairan yag manis. Dan jangan menggunakan empeng buatan sendiri, kerena dapat membuat anak tersedak.
  • Hindari menggunakan empeng sambil merangkak atau berjalan setiap hari, kerena mempengaruhi perkembangan bicara anak dan akan menimbulkan masalah pada gigi anak.

Itulah beberapa penjelasan tentang cara agar anak berhenti ngempeng. Sekian dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *