Mengapa Bisa Kejang Dan Apakah Penyebabnya

By Wardah | 25 January 2016

Kejang-kejang merupakan perubahan aktivitas fisik yang tidak di sadari dan tidak bisa di kontrol yang di sebabkan aktivitas sinyal listrik yang ada di otak terganggu.

Agar organ tubuh berfungsi secara teratur, otak mengatur jaringan komunikasi dengan menjalarkan sinyal listrik.  Saat penjalaran sinyal tidak terganggu, otak mampu memerintah otot, misalya otot tangan untuk mengambil sesuatu.

Akan tetapi saat penyebaran sinyal listrik terganggu, makan gerakan-gerakan yang tidak terkontrul akan terjadi, baik itu terus-menerus bergerak atau tidak bisa bergerak. Hal inilah yang di sebut dengan kejang.

Mengapa Bisa Kejang Dan Apakah Penyebabnya

Ciri-Ciri Kejang

  • Penderita akan merasakan linglung atau bingung secara mendadak.
  • Akan di teruskan dengan perubahan secara mendadak, seperti terjatuh dengan tiba-tiba.
  • Tampak lemas dan kaku secara cepat, atau menegang.
  • Penderita tidak sadar atau tidak dapat di ajak untuk merkomunikasi.
  • Seringkali hal tersebut di sertai dengan keluarnya busa atau air liur dari mulut.
  • Mata hanya dapa melirik kepada satu sisi.
  • Penderita akan mengeluarkan bunyai mengorok.
  • Menggigit lidah atau gigi berbunyi gemeretuk.

Gejala tersebut terjadi hanya dalam beberapa detik <a href=”https://www.cheap-nfl-jerseys-shop.com/” target=”_blank”>authentic nfl jerseys atau menit saja. Akan tetapi juga dapat sampa 15 menit atau lebih.

Penyebab Terjadi Kejang

  • Infeksi pada bagian otak (ensefalitis).
  • Cedera di bagia kepala yang di sebabkan kecelakaan.
  • Stroke.
  • Ada tumor di otak.
  • Terlalu berlebihan dalam menggunakan obat-obatan (drug abuse).
  • Tersetrum oleh listrik.
  • Epilepsi.
  • Kadar elektrolit tubuh terganggu, yakni natrium.
  • Kadar gula darah di dalam darah sangat rendah.
  • Tidak mampu dalam menoleransi panas yang berlebihan.
  • Demam yang tinggi.
  • Keracunan.
  • Menggunakan obat-obatan terlarang (amfetamin, kokian).
  • Gangguan di dalam kehamilan.
  • Racun di dalam tubuh menumpuk yang di kerenakan gagal ginjal.
  • Tekanan darah yang sangat tinggi.

Adahalnya penyebab kejang tidak bisa di temukan, maka hal demikian di sebut dengan kejang idiopatik.

Kejang kebanyakanya akan berhenti dengan sendirinya, akan tetapi di saat kejang penderita bisa terluka atau cedera. Ketika ada orang yang kejang dan tidak kunjung berhenti, panggilah petugan medis guna untuk memastikan keselaman orang tersebut.

Itulah beberapa penjelasan tentang kejang-kejang dan penyebabnya. Sekian dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *